Daftar Judul
2. Al-Baqarah
- Ciri-Ciri Orang Mukmin2:1–5
- Ciri-Ciri Orang Kafir2:6–7 · hlm. 3
- Ciri Orang Munafik2:8–20 · hlm. 3
- Perintah Mengesakan Allah2:21–22 · hlm. 4
- Tantangan terhadap Orang yang Meragukan Kebenaran Al-Qur’an2:23–24 · hlm. 4
- Janji Allah kepada Orang Mukmin2:25 · hlm. 5
- Hikmah Perumpamaan dalam Al-Qur’an2:26–27 · hlm. 5
- Bukti-Bukti Kekuasaan Allah2:28–29 · hlm. 5
- Penempatan Manusia di Muka Bumi2:30–39 · hlm. 6
- Peringatan kepada Bani Israil2:40–60 · hlm. 7
- Pembalasan terhadap Sikap dan Perbuatan Bani Israil2:61 · hlm. 9
- Pahala untuk Orang Beriman2:62 · hlm. 10
- Bani Israil Melanggar Janji Lalu Dihukum2:63–66 · hlm. 10
- Kisah Penyembelihan Sapi Betina2:67–74 · hlm. 10
- Jangan Berharap Orang Yahudi Masuk Islam2:75–82 · hlm. 11
- Bani Israil Gemar Mengingkari Janji2:83–86 · hlm. 12
- Kaum Yahudi Mengingkari para Rasul dan Kitab-Kitab Allah2:87–91 · hlm. 13
- Bangsa Yahudi Bermental Materialistis2:92–96 · hlm. 14
- Kaum Yahudi Membenci Malaikat Jibril2:97–101 · hlm. 15
- Kaum Yahudi Menuduh Nabi Sulaiman2:102–103 · hlm. 16
- Kaum Yahudi Tidak Sopan kepada Rasulullah SAW. dan Shahabatnya2:104–105 · hlm. 16
- Penggantian Mukjizat2:106–113 · hlm. 17
- Celaan terhadap Orang yang Merintangi Kebebasan Beribadah2:114–118 · hlm. 18
- Larangan Mengikuti Kaum Yahudi dan Nasrani2:119–123 · hlm. 18
- Pahala bagi Nabi Ibrahim2:124–129 · hlm. 19
- Islam Agama Nabi Ibrahim2:130–141 · hlm. 20
- Keutamaan Agama Tauhid2:142–152 · hlm. 22
- Ujian Berat bagi Pembela Islam2:153–157 · hlm. 23
- Cara-Cara Ibadah Haji2:158 · hlm. 24
- Orang-Orang yang Terlaknat2:159–162 · hlm. 24
- Allah Maha Berkuasa Menetapkan Urusan Apa Saja2:163–171 · hlm. 24
- Makanan Halal dan Haram2:172–176 · hlm. 26
- Hakikat Taat kepada Allah2:177 · hlm. 27
- Qishash dan Hikmahnya2:178–179 · hlm. 27
- Ketentuan Berwasiat2:180–182 · hlm. 27
- Ketentuan Puasa2:183–188 · hlm. 28
- Jihad dengan Jiwa dan Harta untuk Membela Islam2:189–195 · hlm. 29
- Ibadah Haji2:196–203 · hlm. 30
- Perilaku Orang-Orang Munafik2:204–210 · hlm. 32
- Hikmah Allah Mengutus Rasul Allah2:211–214 · hlm. 33
- Ketentuan Mendermakan Harta2:215 · hlm. 33
- Syari’at Perang2:216–218 · hlm. 34
- Larangan Minum Khamr dan Berjudi2:219 · hlm. 34
- Mengurus Anak Yatim2:220 · hlm. 34
- Hukum Perkawinan2:221–232 · hlm. 35
- Ketentuan Menyusui bagi Ibu yang Diceraikan2:233 · hlm. 37
- Ketentuan Masa ‘Iddah Kematian2:234–235 · hlm. 38
- Pesangon Janda Kembang2:236–237 · hlm. 38
- Perintah Memelihara Shalat dan Cara Shalat Khauf2:238–239 · hlm. 39
- Ketentuan Wasiat untuk Istri2:240–242 · hlm. 39
- Kewajiban Berjihad dengan Jiwa dan Harta2:243–252 · hlm. 39
- Perbedaan Derajat para Rasul2:253 · hlm. 42
- Perintah Mengeluarkan Derma2:254 · hlm. 42
- Sifat-Sifat Allah2:255 · hlm. 42
- Tidak Boleh Memaksa Orang Beragama2:256–257 · hlm. 42
- Manusia yang Mati akan Dihidupkan Kembali2:258–260 · hlm. 43
- Mendermakan Harta untuk Membela Islam2:261–274 · hlm. 44
- Larangan Riba dan Hukumannya2:275–281 · hlm. 47
- Syari’at Persaksian2:282–283 · hlm. 48
- Semua Makhluk Tunduk kepada Ketetapan Allah2:284–286 · hlm. 49
3. Āli ‘Imrān
- Keesaan Allah dan Pemberian Petunjuk kepada Manusia3:1–9 · hlm. 50
- Ancaman Allah kepada Orang Kafir3:10–13 · hlm. 51
- Manusia Bertabiat Cinta Dunia3:14 · hlm. 51
- Jaminan bagi Orang-Orang yang Taat kepada Allah dan Bertauhid3:15–18 · hlm. 51
- Islam Agama yang Hak3:19–20 · hlm. 52
- Ancaman Allah kepada Orang Kafir3:21–25 · hlm. 52
- Allah Berkuasa Mengangkat dan Mencabut Kekuasaan Seseorang3:26–27 · hlm. 53
- Larangan Mengangkat Orang Kafir Menjadi Pemimpin3:28 · hlm. 53
- Allah Mahakuasa dan Mahaperkasa3:29–32 · hlm. 53
- Allah Jadikan Nasib Manusia Berbeda-Beda3:33–34 · hlm. 54
- Kisah Keluarga ‘Imran3:35–55 · hlm. 54
- Ancaman Neraka bagi Orang Kafir dan Janji Surga bagi Orang Mukmin3:56–63 · hlm. 57
- Ajakan Mengikuti Agama Tauhid3:64–68 · hlm. 58
- Siasat Jahat Yahudi dan Nasrani kepada Orang-Orang Mukmin3:69–74 · hlm. 58
- Sifat Curang Kaum Yahudi dan Nasrani3:75–80 · hlm. 59
- Bukti Kebenaran Kenabian Muhammad SAW3:81–92 · hlm. 60
- Allah Membantah Anggapan-Anggapan Kaum Yahudi dan Nasrani3:93–99 · hlm. 62
- Perintah Bersatu dalam Ikatan Tauhid3:100–115 · hlm. 62
- Derma Orang-Orang Kafir Sia-Sia3:116–117
- Larangan Berteman Akrab dengan Orang Kafir3:118–119 · hlm. 65
- Kisah Perang Uhud3:120–129 · hlm. 65
- Larangan Memakan Riba dan Perintah Berderma3:130–132 · hlm. 66
- Sifat-Sifat Orang Mukmin3:133–148
- Perintah Waspada terhadap Orang Kafir3:149–155
- Membersihkan Hati dengan Berkorban dan Jihad3:156–158 · hlm. 70
- Akhlak dan Sifat Nabi SAW.3:159–164 · hlm. 71
- Sifat-Sifat Orang Munafik3:165–168 · hlm. 71
- Pahala Orang Mati Syahid3:169–172 · hlm. 72
- Kemenangan Kaum Mukmin dalam Perang Khandaq3:173–175 · hlm. 72
- Berita Gembira untuk Menenteramkan Nabi SAW.3:176–179 · hlm. 73
- Celaan atas Sikap Bakhil dan Perbuatan Dosa3:180–189 · hlm. 73
- Mengingat Keagungan Allah dan Pahalanya di Akhirat3:190–195 · hlm. 75
- Orang Kafir Senang Sementara di Dunia Tetapi Ditimpa Siksa Berat di Akhirat3:196–200 · hlm. 76
4. An-Nisā’
- Kesatuan Manusia dan Tanggung Jawabnya terhadap Keluarga dan Kerabat4:1–6 · hlm. 77
- Aturan Pembagian Waris4:7–14 · hlm. 78
- Ancaman Hukuman Zina4:15–18
- Wanita yang Halal Dinikahi4:19–28 · hlm. 80
- Haram Mengambil Hak Orang Lain4:29–33 · hlm. 83
- Syari’at Berkeluarga4:34–35 · hlm. 84
- Kewajiban Membantu Kerabat dan Orang-Orang Lemah serta Haram Bakhil4:36–42 · hlm. 84
- Haram Shalat ketika Mabuk4:43 · hlm. 85
- Sifat-Sifat Kaum Yahudi dan Nasrani4:44–57 · hlm. 85
- Perintah Menunaikan Amanah4:58–70 · hlm. 87
- Perintah Bersiap-Siap Perang4:71–76 · hlm. 89
- Orang-Orang yang Takut Berperang4:77 · hlm. 90
- Orang-Orang Munafik Takut Berperang4:78–83 · hlm. 90
- Kewajiban Berperang dan Strateginya4:84–91 · hlm. 91
- Sanksi Pembunuhan4:92–93 · hlm. 93
- Perintah Teliti dalam Bertindak4:94 · hlm. 93
- Martabat Orang-Orang yang Berjihad4:95–100 · hlm. 94
- Ketentuan Mengqashar Shalat4:101 · hlm. 94
- Ketentuan Shalat Khauf4:102–147 · hlm. 95
- Larangan Menyakiti Hati4:148–149 · hlm. 102
- Dampak Kekafiran dan Keimanan4:150–152 · hlm. 102
- Hukuman Allah untuk Kaum Yahudi yang Ingkar4:153–162 · hlm. 102
- Pokok-Pokok Agama Semua Rasul Sama4:163–170 · hlm. 104
- ‘Isa dalam Al-Qur’an4:171–175 · hlm. 105
- Waris bagi Saudara Perempuan Tunggal4:176 · hlm. 106
5. Al-Mā’idah
- Perintah Memenuhi Janji dan Menaati Agama5:1–5 · hlm. 106
- Perintah Bersuci Sebelum Shalat5:6–7 · hlm. 108
- Perintah Berlaku Adil dan Jujur5:8–11 · hlm. 108
- Bani Israil Ingkar Janji5:12–19 · hlm. 109
- Kaum Yahudi Mengingkari Nabi Musa5:20–26 · hlm. 111
- Kisah Dua Putra Adam5:27–32 · hlm. 112
- Hukuman terhadap Perusuh dan Pengacau5:33–37 · hlm. 113
- Hukuman bagi Pencuri5:38–40 · hlm. 114
- Kaum Yahudi Menolak Syari’at Taurat dan Syari’at Allah Lainnya5:41–50 · hlm. 114
- Haram Mengangkat Orang Yahudi dan Nasrani Menjadi Pemimpin5:51–63 · hlm. 117
- Allah Mengutuk Kaum Yahudi5:64–71 · hlm. 118
- Orang yang Beranggapan ‘Isa sebagai Tuhan adalah Kafir5:72–77 · hlm. 120
- Bani Israil Dikutuk Allah5:78–81 · hlm. 121
- Hubungan antara Kaum Yahudi dan Nasrani dengan Kaum Muslim5:82–86 · hlm. 121
- Perintah Meninggalkan Adat Kebiasaan Jahiliyah5:87–89 · hlm. 122
- Larangan Minum Minuman Keras, Berjudi, Mengundi Nasib, dan Membuat Sesaji5:90–93 · hlm. 123
- Ka’bah Pusat Perhatian Kaum Muslim5:94–100 · hlm. 123
- Larangan Mencari-Cari Masalah5:101–105 · hlm. 124
- Anjuran Mempersaksikan Wasiat5:106–108 · hlm. 125
- Kejadian-Kejadian di Akhirat5:109–120 · hlm. 126
6. Al-An’ām
- Agama Tauhid akan Menang6:1–11 · hlm. 128
- Allah Menjadi Saksi atas Kebenaran Nabi Muhammad6:12–21 · hlm. 129
- Penyesalan Kaum Musyrik di Akhirat6:22–37 · hlm. 130
- Bukti Kekuasaan Allah dan Kesempurnaan Ilmu-Nya6:38–73 · hlm. 132
- Cara Nabi Ibrahim Berdakwah6:74–83 · hlm. 137
- Orang-Orang yang Diberi Kitab, Hikmah dan Kenabian6:84–92 · hlm. 138
- Larangan Berdusta atas Nama Allah dan Memaki Agama6:93–110 · hlm. 139
- Kaum Musyrik Mengingkari Kerasulan Muhammad6:111–129 · hlm. 142
- Manusia Diberi Balasan Sesuai Amalnya6:130–135 · hlm. 144
- Orang-Orang Musyrik Membuat Ritual-Ritual Palsu6:136–165 · hlm. 145
7. Al-A‘rāf
- Perintah Mengikuti Wahyu dan Larangan Menentangnya7:1–10 · hlm. 151
- Setan Memusuhi dan Menggoda Manusia7:11–25 · hlm. 151
- Peringatan Adanya Godaan Setan kepada Manusia7:26–30 · hlm. 153
- Aturan Berpakaian, Makan, dan Minum7:31–34 · hlm. 154
- Ancaman bagi Orang yang Mengingkari Rasul-Rasul Allah7:35–53 · hlm. 154
- Hanya Allah Penguasa dan Pengatur Seluruh Alam7:54–58 · hlm. 157
- Kisah Beberapa Orang Rasul Allah7:59–171 · hlm. 158
- Manusia Mengkhianati Perjanjian Awal Penciptaannya7:172–177 · hlm. 173
- Ciri-Ciri Ahli Neraka7:178–179 · hlm. 173
- Adzab Allah bagi Orang Kafir7:180–186 · hlm. 174
- Hanya Allah yang Mengetahui Datangnya Hari Kiamat7:187–188 · hlm. 174
- Allah Mengingatkan Manusia tentang Asal-Usulnya7:189–193 · hlm. 175
- Berhala-Berhala Itu Tidak Patut Disembah7:194–198 · hlm. 175
- Pedoman Akhlak Islam7:199–202 · hlm. 176
- Adab Mendengar Bacaan Al-Qur’an7:203–206 · hlm. 176
8. Al-Anfāl
- Aturan Pembagian Rampasan Perang8:1 · hlm. 177
- Ciri-Ciri Orang Mukmin8:2–4 · hlm. 177
- Sebagian Orang Mukmin Enggan Berperang8:5–14 · hlm. 177
- Larangan Melarikan Diri dari Medan Perang8:15–19 · hlm. 178
- Larangan Durhaka kepada Allah8:20–23 · hlm. 179
- Perintah Menaati Allah8:24–26 · hlm. 179
- Larangan Mengkhianati Allah dan Rasulnya8:27–29 · hlm. 180
- Rencana Orang Musyrik Memusnahkan Rasul Allah8:30–40 · hlm. 180
- Aturan Pembagian Rampasan Perang8:41 · hlm. 182
- Rahmat Allah bagi Kaum Mukmin dalam Perang Badar8:42–44 · hlm. 182
- Perintah Bersatu dan Teguh Menghadapi Musuh dalam Perang8:45–47 · hlm. 182
- Setan dan Pengikutnya Mengkhianati Janji8:48–57 · hlm. 183
- Perintah Berhati-Hati Menghadapi Kaum Pengkhianat8:58–60 · hlm. 184
- Aturan Berdamai dan Kewajiban Berjihad8:61–75 · hlm. 184
9. At-Taubah
- Pengumuman Pembatalan Perjanjian Damai dengan Kaum Musyrik9:1–6 · hlm. 187
- Sebab-Sebab Pembatalan Perjanjian Damai9:7–15 · hlm. 188
- Ujian Keimanan9:16 · hlm. 189
- Ciri-Ciri Orang yang Memakmurkan Masjid9:17–24 · hlm. 189
- Kemenangan Umat Islam dalam Berbagai Peperangan9:25–29 · hlm. 190
- Akidah dan Perilaku Kaum Yahudi dan Nasrani9:30–35 · hlm. 191
- Bulan-Bulan yang Agung9:36–37 · hlm. 192
- Perintah Berjihad untuk Membela Islam9:38–43 · hlm. 193
- Kaum Munafik Enggan Pergi Berperang9:44–57 · hlm. 194
- Sikap Orang Munafik terhadap Pembagian Zakat9:58–59 · hlm. 196
- Ketentuan Pembagian Zakat9:60–61 · hlm. 196
- Kaum Munafik Mencurigai Nabi SAW.9:62–70 · hlm. 197
- Seruan dan Janji Allah kepada Kaum Mukmin9:71–72 · hlm. 198
- Bersikap Tegas kepada Kaum Kafir dan Munafik9:73–78 · hlm. 199
- Allah Tidak Mengampuni Kaum Munafik9:79–80 · hlm. 199
- Nasib Kaum Munafik karena Tidak Mau Berjihad9:81–83 · hlm. 200
- Larangan Menshalati Jenazah Orang Munafik9:84–85 · hlm. 200
- Kaum Munafik Enggan Berjihad9:86–90 · hlm. 200
- Pahala Orang yang Berjihad9:91–102 · hlm. 201
- Penguasa Wajib Memungut Zakat9:103–106 · hlm. 203
- Perintah Waspada kepada Kaum Munafik9:107–110 · hlm. 204
- Penghargaan Allah kepada para Syuhada9:111–112 · hlm. 204
- Larangan Memintakan Ampun bagi Kaum Munafik9:113–129 · hlm. 205
10. Yūnus
- Wahyu dan Bukti Kebenaran Nabi10:1–18 · hlm. 208
- Asal Mula Agama Manusia Satu10:19–20 · hlm. 210
- Rahmat Allah kepada Manusia10:21–24 · hlm. 211
- Seruan Allah untuk Menyiapkan Diri Menuju Kehidupan Akhirat10:25–30 · hlm. 211
- Bukti Kekuasaan Allah dan Kesesatan Kaum Musyrik10:31–36 · hlm. 212
- Al-Qur’an Terjamin Kebenaran dan Kemurniannya10:37–53 · hlm. 213
- Penyesalan Manusia di Akhirat10:54–60 · hlm. 215
- Allah Mengawasi Setiap Perbuatan Manusia10:61 · hlm. 215
- Balasan bagi Orang yang Taat kepada Allah10:62–70 · hlm. 216
- Pelajaran dari Kisah Nabi Nuh, Musa, dan Yunus10:71–103 · hlm. 217
- Dakwah Nabi Muhammad10:104–109 · hlm. 220
11. Hūd
- Bukti Keesaan dan Kekuasaan Allah11:6–11 · hlm. 222
- Kebenaran Wahyu11:12–24 · hlm. 222
- Kisah Nabi Nuh11:25–49 · hlm. 224
- Kisah Nabi Hud11:50–60 · hlm. 227
- Kisah Nabi Shalih11:61–68 · hlm. 228
- Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Luth11:69–83 · hlm. 229
- Kisah Nabi Syu’aib11:84–95 · hlm. 231
- Kisah Nabi Musa11:96–123 · hlm. 232
12. Yūsuf
- Kisah Nabi Yusuf12:1–29 · hlm. 235
- Yusuf Dipenjarakan12:30–35 · hlm. 238
- Yusuf Berdakwah dalam Penjara12:36–42 · hlm. 239
- Yusuf Menafsirkan Mimpi Raja12:43–49 · hlm. 240
- Yusuf Dibebaskan dari Penjara12:50–57 · hlm. 241
- Yusuf Kembali Bertemu dengan Saudaranya12:58–93 · hlm. 242
- Yusuf Bertemu Kembali dengan Ibu Bapaknya12:94–100 · hlm. 246
- Do’a Nabi Yusuf12:101 · hlm. 247
- Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf12:102–111 · hlm. 247
13. Ar-Ra‘d
- Kebenaran Al-Qur’an13:1–10 · hlm. 249
- Kejayaan dan Kehancuran Tergantung kepada Usaha Manusia Sendiri13:11 · hlm. 250
- Tanda-Tanda Kekuasaan Allah13:12–17 · hlm. 250
- Setiap Perbuatan Manusia akan Mendapat Balasan13:18–29 · hlm. 251
- Allah Mengutus para Rasul sebagai Satu Ketetapan13:30–31 · hlm. 253
- Musuh-Musuh Rasul Allah Pasti Hancur13:32–34 · hlm. 253
- Gambaran Surga13:35 · hlm. 254
- Orang Mukmin Mengikuti Al-Qur’an Seluruhnya13:36–37 · hlm. 254
- Hidup Berkeluarga Merupakan Ketentuan Allah13:38 · hlm. 254
- Setiap Masa Ada Tantangannya Sendiri13:39–43 · hlm. 254
14. Ibrāhīm
- Al-Qur’an Menjadi Pelita Kebenaran14:1–7 · hlm. 255
- Sikap Umat Manusia Menghadapi Seruan Rasulnya14:8–12 · hlm. 256
- Hukuman yang Diterima Kaum yang Ingkar14:13–21 · hlm. 257
- Setan Mengaku Sesat ketika di Akhirat14:22–23 · hlm. 258
- Perumpamaan antara Kebenaran dengan Kebathilan14:24–27 · hlm. 258
- Akibat Kufur dan Syirik kepada Allah14:28–30 · hlm. 259
- Perintah Mendirikan Shalat dan Mengeluarkan Zakat14:31–34 · hlm. 259
- Do’a-Do’a Nabi Ibrahim14:35–41 · hlm. 260
- Orang-Orang Zhalim Pasti Memperoleh Adzab14:42–45 · hlm. 260
- Makar Orang Kafir Pasti Gagal14:46–52 · hlm. 261
15. Al-Ḥijr
16. An-Naḥl
- Tanda-Tanda Keagungan Allah di Alam Raya16:1–2 · hlm. 267
- Kesatuan Segenap Makhluk Allah16:3–21 · hlm. 267
- Kesombongan Menyebabkan Keingkaran16:22–25 · hlm. 269
- Orang yang Melakukan Tipu Daya Pasti Binasa16:26–29 · hlm. 269
- Pahala bagi Orang-Orang yang Taat16:30–32 · hlm. 270
- Orang yang Binasa karena Dosanya16:33–35 · hlm. 270
- Allah Mengutus Rasulnya kepada Tiap-Tiap Umat16:36–50 · hlm. 271
- Manusia Kembali kepada Allah ketika Menderita16:51–60 · hlm. 272
- Anggapan-Anggapan Sesat Kaum Musyrik tentang Allah16:61–64 · hlm. 273
- Mengambil Pelajaran dari Keadaan Alam16:65–83 · hlm. 274
- Tiap-Tiap Rasul Menjadi Saksi bagi Umatnya16:84–89 · hlm. 276
- Tuntunan Akhlak Mulia16:90–100 · hlm. 277
- Allah Menurunkan Mukjizat Sesuai Tuntutan Zaman16:101–103 · hlm. 278
- Orang yang Jauh dari Hidayah Allah16:104–113 · hlm. 279
- Makanan yang Halal dan yang Haram16:114–119 · hlm. 280
- Nabi Ibrahim Teladan Terbaik16:120–128 · hlm. 281
17. Al-Isrā’
- Gambaran Masa Depan Islam17:1 · hlm. 282
- Nabi Musa Mengajak Bertauhid17:2–3 · hlm. 282
- Kehancuran Bani Israil karena Mengingkari Taurat17:4–8 · hlm. 282
- Al-Qur’an Petunjuk kepada Islam17:9–12 · hlm. 283
- Tiap-Tiap Orang Bertanggung Jawab atas Dirinya Sendiri17:13–22 · hlm. 283
- Tuntunan Pergaulan Islami17:23–41 · hlm. 284
- Bantahan terhadap Kaum Musyrik17:42–44 · hlm. 286
- Orang-Orang Kafir Tidak Dapat Memahami Al-Qur’an17:45–57 · hlm. 286
- Kaum yang Ingkar Pasti Dibinasakan17:58–60 · hlm. 287
- Kedengkian Setan kepada Manusia17:61–65 · hlm. 288
- Peristiwa-Peristiwa di Hari Kiamat17:66–72 · hlm. 288
- Para Penentang Nabi Pasti Gagal17:73–85 · hlm. 289
- Tantangan Nabi SAW. kepada Lawan-Lawannya17:86–93 · hlm. 290
- Bantahan terhadap Keingkaran Orang Kafir17:94–100 · hlm. 291
- Kisah Nabi Musa AS. Pelajaran bagi Nabi Muhammad17:101–111 · hlm. 292
18. Al-Kahfi
- Ancaman kepada Orang yang Menganggap Allah Mempunyai Anak18:1–8 · hlm. 293
- Kisah Penghuni Gua Kahfi18:9–26 · hlm. 294
- Pedoman Berda’wah18:27–53 · hlm. 296
- Akibat Mengabaikan Perintah Allah18:54–59 · hlm. 300
- Kisah Musa AS. Mencari Ilmu18:60–70 · hlm. 300
- Hamba yang Shalih Melobangi Perahu18:71–73 · hlm. 301
- Hamba yang Shalih Membunuh Seorang Anak18:74–76 · hlm. 301
- Hamba yang Shalih Menegakkan Kembali Pagar yang Miring18:77 · hlm. 302
- Makna Tindakan-Tindakan Hamba yang Shalih18:78–82 · hlm. 302
- Kisah Dzulqarnain18:83–101 · hlm. 302
- Kerugian Orang-Orang Musyrik18:102–106 · hlm. 304
- Balasan Surga bagi Orang-Orang Shalih18:107–110 · hlm. 304
19. Maryam
- Kisah Nabi Zakaria, Yahya, dan Do’a Nabi Zakaria Memohon Keturunan19:1–6 · hlm. 305
- Do’a Zakaria Dikabulkan oleh Allah19:7–11 · hlm. 305
- Yahya Diangkat sebagai Nabi19:12–15 · hlm. 306
- Kisah Maryam dan Nabi ‘Isa AS.19:16–22 · hlm. 306
- Kelahiran Nabi ‘Isa AS.19:23–26 · hlm. 306
- Pembelaan kepada Ibunya19:27–36 · hlm. 307
- Kaum Yahudi dan Nasrani Berbeda Pendapat tentang Nabi ‘Isa19:37–40 · hlm. 307
- Kisah Ibrahim dan Bapaknya19:41–50 · hlm. 308
- Kisah Nabi Musa AS.19:51–53 · hlm. 308
- Kisah Nabi Isma’il19:54–65 · hlm. 309
- Ancaman bagi Penentang Nabi dan Janji Pahala bagi Pengikutnya19:66–87 · hlm. 310
- Kebohongan Doktrin Tuhan Mempunyai Anak19:88–98 · hlm. 311
20. Ṭāhā
- Al-Qur’an sebagai Peringatan bagi Manusia20:1–8 · hlm. 312
- Kisah Nabi Musa AS. Menerima Wahyu Pertama20:9–23 · hlm. 312
- Perintah Allah kepada Nabi Musa AS. dan Permohonan Musa kepada Allah20:24–36 · hlm. 313
- Nikmat Allah kepada Musa Sejak Kecil20:37–41 · hlm. 313
- Musa dan Harun Diperintahkan Mendatangi Fir’aun20:42–69 · hlm. 314
- Para Ahli Sihir Fir’aun Beriman kepada Tuhan Musa AS.20:70–76 · hlm. 316
- Musa AS. Membuat Jalan di Laut untuk Lewat Bani Israil20:77–82 · hlm. 317
- Musa Ditegur oleh Allah20:83–84 · hlm. 317
- Samiri Bekhianat20:85–91 · hlm. 317
- Teguran Musa kepada Harun20:92–94 · hlm. 318
- Musa Marah kepada Samiri20:95–96 · hlm. 318
- Adzab bagi Samiri20:97–98 · hlm. 318
- Adzab Umat-Umat Dahulu Peringatan bagi Kita20:99–104 · hlm. 319
- Peristiwa-Peristiwa pada Hari Kiamat20:105–114 · hlm. 319
- Kisah Nabi Adam & Iblis Membangkang Perintah Allah20:115–127 · hlm. 320
- Peringatan Allah dan Tuntunan Akhlak20:128–135 · hlm. 321
21. Al-Anbiyā’
- Kaum Musyrik Menolak Rasulullah SAW. & Ajarannya21:1–20 · hlm. 322
- Bukti-Bukti Kesesatan Keyakinan Kaum Musyrik21:21–47 · hlm. 323
- Kisah Nabi Musa dan Harun21:48–50 · hlm. 326
- Kisah Nabi Ibrahim21:51–73 · hlm. 326
- Kisah Nabi Luth21:74–75 · hlm. 328
- Kisah Nabi Nuh21:76–77 · hlm. 328
- Kisah Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman21:78–82 · hlm. 328
- Kisah Nabi Ayyub21:83–84 · hlm. 329
- Kisah Nabi Isma’il dan Nabi-Nabi yang Lain21:85–96 · hlm. 329
- Hal-Ihwal Siksa Neraka21:97–100 · hlm. 330
- Keadaan Ahli Surga21:101–105 · hlm. 330
- Al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW. adalah Rahmat21:106–112 · hlm. 331
22. Al-Ḥajj
- Kehidupan pada Hari Akhirat22:1–4 · hlm. 332
- Bukti Adanya Hari Kebangkitan22:5–7 · hlm. 332
- Orang yang Mengingkari Kebenaran Tercela22:8–18 · hlm. 333
- Orang Kafir dan Orang Mukmin di Akhirat22:19–25 · hlm. 334
- Tuntunan Beribadah Haji22:26–37 · hlm. 335
- Orang Zhalim Boleh Diperangi22:38–41 · hlm. 336
- Ayat-Ayat Al-Qur’an Menjadi Obat bagi Orang Mukmin22:42–48 · hlm. 337
- Tugas Rasul Memberi Ancaman22:49–57 · hlm. 338
- Pahala bagi Orang yang Mati ketika Hijrah22:58–62 · hlm. 339
- Karunia Allah kepada Manusia22:63–66 · hlm. 339
- Tiap-Tiap Umat Diberi Syari’at22:67–70 · hlm. 340
- Anggapan Sesat Orang Kafir tentang Tuhan22:71–77 · hlm. 340
- Islam Agama yang Sangat Fleksibel22:78 · hlm. 341
23. Al-Mu`minūn
- Sifat-Sifat Orang Mukmin23:1–11 · hlm. 342
- Proses Kejadian Manusia dan Kehidupannya di Akhirat23:12–16 · hlm. 342
- Langit dan Bumi untuk Kepentingan Manusia23:17–22 · hlm. 342
- Kisah Nabi Nuh23:23–44 · hlm. 343
- Kisah Nabi Musa dan Harun23:45–49 · hlm. 345
- Kisah Nabi ‘Isa23:50 · hlm. 345
- Kisah Nabi Musa dan Harun23:51–61 · hlm. 345
- Kewajiban Melaksanakan Syari’at Sesuai Kemampuan23:62–77 · hlm. 346
- Orang-Orang Kafir Mengingkari Kehidupan Kembali Sesudah Mati23:78–83 · hlm. 347
- Kepercayaan Orang Kafir tentang Tuhan Punya Anak adalah Dusta23:84–92 · hlm. 347
- Do’a Mohon Dijauhkan dari Setan23:93–100 · hlm. 348
- Kejadian-Kejadian di Hari Kiamat23:101–114 · hlm. 348
- Allah Ciptakan Manusia dengan Tujuan Tertentu23:115–118 · hlm. 349
24. An-Nūr
- Hukum Zina24:1–3 · hlm. 350
- Larangan Menuduh Wanita Shalihah Berzina24:4–5 · hlm. 350
- Hukum Li’an24:6–10 · hlm. 350
- Tuduhan Dusta terhadap ‘Aisyah RA.24:11–26 · hlm. 351
- Adab Bertamu ke Rumah Orang Lain24:27–29 · hlm. 352
- Adab Pergaulan Laki-Laki dan Perempuan24:30–31 · hlm. 353
- Anjuran Menikah24:32–33 · hlm. 354
- Al-Qur’an Pelita bagi Seluruh Alam24:34–38 · hlm. 354
- Malapetaka bagi Orang yang Tidak Beriman kepada Allah24:39–42 · hlm. 355
- Bukti-Bukti Kekuasaan Allah24:43–46 · hlm. 355
- Beda Orang Munafik dan Orang Mukmin24:47–54 · hlm. 356
- Allah Menjanjikan Kekuasaan kepada Sebagian Orang Mukmin24:55–57 · hlm. 357
- Adab Bergaul dalam Keluarga24:58–64 · hlm. 357
25. Al-Furqān
- Kekuasaan Allah dan Keserasian Ciptaan-Nya25:1–3 · hlm. 359
- Orang Kafir Mendustakan Al-Qur’an25:4–6 · hlm. 360
- Orang Kafir Heran Adanya Manusia Menjadi Utusan Allah25:7–16 · hlm. 360
- Dialog Allah dengan Tuhan-Tuhan Orang Kafir25:17–18 · hlm. 361
- Rasul Allah Manusia Biasa25:19–20 · hlm. 361
- Orang Kafir pada Hari Kiamat25:21–34 · hlm. 362
- Kisah Umat-Umat Dahulu25:35–40 · hlm. 363
- Musyrikin Quraisy Menentang Nabi Muhammad SAW.25:41–44 · hlm. 363
- Bukti-Bukti Kekuasaan Allah25:45–62 · hlm. 364
- Sifat Orang-Orang yang Shalih25:63–77 · hlm. 365
26. Asy-Syu‘arā`
- Pelipur Lara bagi Nabi Menghadapi Kaumnya26:1–9 · hlm. 367
- Kisah Nabi Musa AS.26:10–51 · hlm. 367
- Musa Membawa Pergi Bani Israil26:52–68 · hlm. 369
- Kisah Nabi Ibrahim26:69–104 · hlm. 370
- Kisah Nabi Nuh26:105–122 · hlm. 371
- Kisah Kaum ‘Ad.26:123–140 · hlm. 372
- Kisah Kaum Tsamud26:141–159 · hlm. 373
- Kisah Kaum Luth26:160–175 · hlm. 374
- Kisah Penduduk Aikah26:176–191 · hlm. 374
- Identitas Al-Qur’an26:192–213 · hlm. 375
- Rasul Disuruh Mengingatkan Keluarganya & Bersikap Baik kepada Orang Mukmin26:214–227 · hlm. 376
27. An-Naml
- Al-Qur’an Pedoman Hidup dan Petunjuk bagi Orang Mukmin27:1–5 · hlm. 377
- Nabi Musa Diberi Taurat dan Nabi Muhammad Diberi Al-Qur’an27:6–14 · hlm. 377
- Kisah Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman27:15–44 · hlm. 378
- Kisah Kaum Tsamud27:45–53 · hlm. 381
- Kisah Nabi Luth27:54–66 · hlm. 381
- Orang Kafir Mengingkari Hari Kebangkitan27:67–75 · hlm. 383
- Al-Qur’an Bukti Kebenaran Kenabian Muhammad27:76–81 · hlm. 383
- Tanda-Tanda Datangnya Hari Kiamat dan Peristiwa Dahsyat pada Hari Itu27:82–93 · hlm. 384
28. Al-Qaṣaṣ
- Fir’aun Menindas Bani Israil dan Allah Menolong Mereka28:1–6 · hlm. 385
- Musa Dihanyutkan ke Sungai Nil28:7–13 · hlm. 386
- Kenabian Musa dan Bekal Pengetahuan untuk Menjadi Rasul28:14–19 · hlm. 387
- Musa Disarankan Meninggalkan Negeri Mesir28:20–28 · hlm. 387
- Musa Kembali ke Mesir untuk Menda’wahi Fir’aun28:29–32 · hlm. 389
- Musa Mohon Harun Dijadikan Pembantunya28:33–37 · hlm. 389
- Kecongkakan dan Kedurhakaan Fir’aun28:38–42 · hlm. 390
- Taurat Turun Menjadi Petunjuk bagi Bani Israil28:43–47 · hlm. 390
- Orang-Orang Kafir Selalu Mengingkari Al-Qur’an28:48–51 · hlm. 391
- Ada Kaum Yahudi dan Nasrani yang Beriman kepada Nabi Muhammad28:52–55 · hlm. 392
- Hanya Allah yang Dapat Memberi Hidayah28:56–57 · hlm. 392
- Kaum yang Belum Kedatangan Rasul Tidak akan Diadzab28:58–59 · hlm. 392
- Kehidupan Duniawi Bagaikan Fatamorgana28:60–61 · hlm. 393
- Setiap Manusia akan Dimintai Tanggung Jawabnya oleh Allah28:62–67 · hlm. 393
- Hanya Allah yang Berhak Membuat Ketetapan28:68–70 · hlm. 393
- Bukti-Bukti Kebenaran tentang Allah Maha Terpuji28:71–73 · hlm. 394
- Hawa Nafsu Manusia Mendorong Berbuat Syirik28:74–75 · hlm. 394
- Kisah Qarun dan Kekayaannya28:76–82 · hlm. 394
- Pahala Amal Shalih Berlipat Ganda28:83–84 · hlm. 395
- Nabi Muhammad dan Umatnya Dijanjikan Kemenangan28:85–88 · hlm. 396
29. Al-‘Ankabūt
- Cobaan adalah Alat Uji Keimanan29:1–5 · hlm. 396
- Tiap Amal Manusia akan Diberi Balasan29:6–7 · hlm. 396
- Perbuatan Syirik Harus Diberantas29:8–9 · hlm. 397
- Sikap Orang yang Lemah Iman Menghadapi Cobaan29:10–13 · hlm. 397
- Cobaan kepada Nabi Nuh AS.29:14–15 · hlm. 397
- Cobaan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Luth29:16–35 · hlm. 398
- Cobaan kepada Nabi Syu’aib29:36–37 · hlm. 400
- Cobaan kepada Nabi Hud dan Nabi Shalih29:38 · hlm. 400
- Cobaan kepada Nabi Musa AS.29:39 · hlm. 401
- Melawan Agama Allah Pasti Kalah29:40–44 · hlm. 401
- Shalat Mencegah Seseorang Berbuat Mungkar29:45 · hlm. 401
- Boleh Berdebat dengan Golongan Yahudi dan Nasrani29:46–52 · hlm. 402
- Adzab Allah Pasti Datang29:53–55 · hlm. 403
- Akhirat adalah Tempat Tinggal Sebenarnya29:56–59 · hlm. 403
- Allah Menjamin Rezeki Setiap Makhluk-Nya29:60–66 · hlm. 403
- Allah Menjamin Keamanan Makkah29:67–69 · hlm. 404
30. Ar-Rūm
- Penentang Nabi Muhammad Pasti Binasa30:8–10 · hlm. 405
- Bukti Kebenaran Hari Kebangkitan30:11–19 · hlm. 405
- Alam Semesta Bukti Keagungan Allah30:20–27 · hlm. 406
- Perumpamaan-Perumpamaan yang Menjelaskan Keesaan Allah30:28–29 · hlm. 407
- Manusia Punya Naluri Bertauhid30:30–32 · hlm. 407
- Sifat-Sifat Buruk Manusia30:33–36 · hlm. 408
- Allah Menetapkan Rezeki dan Mengatur Pembagiannya30:37–40 · hlm. 408
- Malapetaka Menimpa Manusia karena Dosanya30:41–45 · hlm. 408
- Dengan Memperhatikan Alam Semesta Iman Bertambah30:46–49 · hlm. 409
- Pada Hari Kiamat Allah Menghidupkan Kembali Manusia30:50–57 · hlm. 409
- Perumpamaan-Perumpamaan dalam Al-Qur’an30:58–60 · hlm. 410
31. Luqmān
- Kemenangan Umat Islam karena Berpegang Teguh pada Al-Qur’an31:1–5 · hlm. 411
- Orang Kafir Membuat Cerita Fiktif untuk Menandingi Al-Qur’an31:6–7 · hlm. 411
- Surga untuk Orang-Orang Mukmin yang Beramal Shalih31:8–12 · hlm. 411
- Nasehat Luqman kepada Anaknya31:13–19 · hlm. 412
- Akibat Buruk Mengingkari Allah31:20–34 · hlm. 413
32. As-Sajdah
33. Al-Aḥzāb
- Perintah Taat dan Bertawakal kepada Allah33:1–3 · hlm. 418
- Zhihar dan Anak Angkat33:4–5 · hlm. 418
- Ketetapan Hukum Waris33:6–8 · hlm. 418
- Allah Menolong Kaum Muslim pada Perang Ahzab33:9–25 · hlm. 419
- Perang Melawan Yahudi Bani Quraidhah33:26–27 · hlm. 421
- Nabi SAW. Memberi Pilihan kepada Istri-Istrinya33:28–34 · hlm. 421
- Ciri Orang Mukmin dan Kewajiban Mengikuti Rasul Allah33:35–40 · hlm. 422
- Perintah Mengingat Allah33:41–44 · hlm. 423
- Muhammad adalah Utusan Allah untuk Seluruh Alam33:45–48 · hlm. 424
- Hukum Perkawinan Islam33:49–50 · hlm. 424
- Nabi Boleh Menukar Jadwal Giliran bagi Istri-Istrinya33:51 · hlm. 425
- Setelah Turun Ayat Ini Nabi Tidak Boleh Nikah Lagi33:52 · hlm. 425
- Adab Berkunjung ke Rumah Nabi33:53–58 · hlm. 425
- Perintah Berjilbab kepada Muslimah33:59 · hlm. 426
- Ancaman kepada Orang-Orang Munafik dan Kaum Perusuh di Madinah33:60–62 · hlm. 426
- Hanya Allah yang Tahu Datangnya Hari Kebangkitan33:63 · hlm. 427
- Ancaman terhadap Orang Kafir33:64–68 · hlm. 427
- Tauhid dan Taqwa Membersihkan Manusia dari Dosa33:69–71 · hlm. 427
- Mengkhianati Amanah dan Melanggar Perintah Allah Menjadikan Manusia Binasa33:72–73 · hlm. 427
34. Saba’
- Allah Maha Terpuji dan Ilmunya Sempurna34:1–9 · hlm. 428
- Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman Diberi Keahlian Khusus34:10–14 · hlm. 429
- Kaum Saba’ Durhaka kepada Allah34:15–19 · hlm. 430
- Iblis Membenarkan Kesyirikan Kaum Saba’34:20–21 · hlm. 430
- Menyembah Tuhan Selain Allah Perbuatan Sia-Sia34:22–27 · hlm. 430
- Kerasulan Muhammad Berlaku Universal34:28–45 · hlm. 431
- Tugas Nabi Muhammad SAW.34:46–54 · hlm. 433
35. Fāṭir
- Allah Pencipta, Penguasa, dan Pemberi Rahmat35:1–4 · hlm. 434
- Janji Allah Pasti Benar35:5–8 · hlm. 435
- Alam Semesta Tanda Kekuasaan Allah35:9–14 · hlm. 435
- Allah Mahakaya Lagi Maha Terpuji35:15–23 · hlm. 436
- Nabi Muhammad Pembawa Ajaran yang Benar35:24–26 · hlm. 437
- Hanya Orang Berilmu yang Takut kepada Allah35:27–31 · hlm. 437
- Kualitas Umat dalam Melaksanakan Agama35:32–37 · hlm. 438
- Tuhan-Tuhan Selain Allah Tidak Berguna35:38–45 · hlm. 438
36. Yā Sīn
- Perlunya Al-Qur’an Diturunkan kepada Muhammad36:1–10 · hlm. 440
- Ancaman Nabi Berguna bagi Orang yang Beriman36:11–12 · hlm. 440
- Kehancuran Umat yang Lalu sebagai Pelajaran bagi Penduduk Makkah36:13–29 · hlm. 441
- Kerugian Orang Tidak Beriman36:30–32 · hlm. 442
- Bukti-Bukti Kekuasaan Allah36:33–50 · hlm. 442
- Nasib Orang Mukmin pada Hari Kiamat36:51–59 · hlm. 443
- Celaan Allah kepada Orang Kafir36:60–68 · hlm. 444
- Nabi Muhammad Bukan Penyair36:69–70 · hlm. 444
- Pada Hari Kiamat Allah Bangkitkan Manusia dari Kuburnya36:71–83 · hlm. 445
37. Aṣ-Ṣāffāt
- Bukti-Bukti Keesaan Allah37:1–10 · hlm. 446
- Dalil-Dalil Kaum Musyrik Lemah37:11–19 · hlm. 446
- Nasib Orang Kafir di Akhirat37:20–39 · hlm. 446
- Nasib Orang Mukmin di Akhirat37:40–62 · hlm. 447
- Buah Zaqum Makanan Ahli Neraka37:63–70 · hlm. 448
- Adzab bagi Umat Terdahulu yang Menentang Kebenaran37:71–74 · hlm. 448
- Do’a Nabi Nuh Dikabulkan37:75–82 · hlm. 448
- Nabi Ibrahim Menghancurkan Berhala37:83–99 · hlm. 449
- Kisah Isma’il Disembelih37:100–111 · hlm. 449
- Kabar Gembira tentang Kelahiran Ishaq37:112–113 · hlm. 450
- Beberapa Orang Nabi yang Mendapat Nikmat Allah37:114–160 · hlm. 450
- Kaum Musyrik dan Berhala Mereka Tidak Berdaya di Akhirat37:161–170 · hlm. 452
- Rasul dan Orang-Orang Mukmin Pasti Menang37:171–182 · hlm. 452
38. Sād
- Musuh para Nabi Pasti Kalah38:1–16 · hlm. 453
- Nabi Dawud Mendapat Cobaan38:17–29 · hlm. 454
- Ujian bagi Nabi Sulaiman38:30–40 · hlm. 455
- Cobaan Allah kepada Nabi Ayyub38:41–44 · hlm. 455
- Kisah Ibrahim dan Keturunannya38:45–55 · hlm. 456
- Adzab bagi Penentang Nabi38:56–70 · hlm. 456
- Kisah Adam dan Rayuan Iblis38:71–88 · hlm. 457
39. Az-Zumar
- Allah Hanya Menerima Ibadah yang Ikhlas39:1–9 · hlm. 458
- Perbandingan Orang Mukmin dengan Orang Kafir39:10–31 · hlm. 459
- Siksa bagi Orang Kafir dan Pahala bagi Orang Mukmin39:32–37 · hlm. 462
- Orang Mukmin Hanya Bertawakal kepada Allah39:38–40 · hlm. 462
- Setiap Orang Bertanggung Jawab atas Amalnya39:41 · hlm. 463
- Memberikan Syafa’at Hanya Menjadi Hak Allah39:42–44 · hlm. 463
- Ciri Orang yang Mengingkari Adanya Hari Akhirat39:45–48 · hlm. 463
- Sifat Buruk Manusia39:49–51 · hlm. 464
- Allah Menentukan Kadar Rezeki Manusia39:52 · hlm. 464
- Perintah Bertaubat Sebelum Datang Ajal39:53–63 · hlm. 464
- Kekuasaan Allah di Hari Kiamat39:64–66 · hlm. 465
- Peristiwa di Hari Kiamat39:67–75 · hlm. 465
40. Gāfir
- Penentang Agama Allah Pasti Kalah40:1–6 · hlm. 467
- Para Malaikat Memuji Allah dan Mendo’akan Orang Mukmin40:7–9 · hlm. 467
- Orang Kafir Minta Keluar dari Neraka40:10–12 · hlm. 468
- Kewajiban Beribadah kepada Allah40:13–20 · hlm. 468
- Pelajaran dari Kisah Nabi Musa40:21–55 · hlm. 469
- Manusia Ingkar kepada Allah karena Congkak40:56–59 · hlm. 473
- Allah Meneguhkan Hati Orang Beriman40:60–68 · hlm. 474
- Nasib para Penentang Allah dan Rasulnya40:69–77 · hlm. 475
- Rasul Allah Ada yang Disebutkan Kisahnya Ada yang Tidak40:78 · hlm. 476
- Pelajaran dari Umat-Umat Terdahulu40:79–83 · hlm. 476
- Iman Tidak Berguna Lagi ketika Melihat Adzab Neraka40:84–85 · hlm. 476
41. Fuṣṣilat
- Nabi adalah Manusia Biasa yang Mendapat Wahyu41:1–8 · hlm. 477
- Allah Ciptakan Langit dan Bumi dalam Beberapa Masa41:9–12 · hlm. 477
- Peringatan kepada Kaum Quraisy Melalui Kisah Kaum ‘Ad dan Tsamud41:13–25 · hlm. 478
- Balasan bagi Orang-Orang Kafir dan Orang-Orang Mukmin41:26–32 · hlm. 479
- Al-Qur’an Menjadi Petunjuk dan Obat41:33–54 · hlm. 480
42. Asy-Syūrā
- Wahyu kepada Nabi Muhmmad Sama dengan Wahyu kepada Rasul-Rasul Sebelumnya42:1–4 · hlm. 483
- Malaikat Memohonkan Ampun bagi Orang-Orang Mukmin42:5–6 · hlm. 483
- Al-Qur’an sebagai Peringatan bagi Seluruh Umat Manusia42:7–9 · hlm. 483
- Sengketa di antara Manusia Harus Diselesaikan dengan Syari’at Islam42:10–12 · hlm. 483
- Semua Rasul Mengajak Taat kepada Allah42:13–18 · hlm. 484
- Allah Memberikan Balasan kepada Manusia Sesuai Niatnya42:19–29 · hlm. 485
- Allah Mengampuni Dosa Hamba-Nya42:30–37 · hlm. 486
- Perintah Bermusyawarah dalam Urusan Keduniaan42:38–43 · hlm. 487
- Orang Sesat Tidak akan Mendapatkan Petunjuk42:44–51 · hlm. 487
- Cara Wahyu Turun kepada Rasul42:52–53 · hlm. 489
43. Az-Zukhruf
- Kaum Musyrik Mengakui Bahwa Allah Pencipta Langit dan Bumi43:1–15 · hlm. 489
- Pengaruh Tradisi Membuat Orang Menjadi Musyrik43:16–25 · hlm. 490
- Nabi Ibrahim Menentang Penyembahan Berhala43:26–45 · hlm. 491
- Kehancuran Fir’aun Pelajaran bagi Kaum Sesudahnya43:46–56 · hlm. 492
- Kisah ‘Isa Bin Maryam43:57–67 · hlm. 493
- Surga bagi Orang-Orang Beriman dan Neraka bagi Orang-Orang Kafir43:68–80 · hlm. 494
- Bantahan terhadap Keyakian Tuhan Punya Anak43:81–89 · hlm. 495
44. Ad-Dukhān
- Allah Menimpakan Adzab kepada Orang Musyrik44:1–14 · hlm. 496
- Keingkaran Orang Musyrik Menjadikan Mereka Mendapat Adzab44:15–16 · hlm. 496
- Kisah Nabi Musa dan Fir’aun sebagai Pelajaran bagi Generasi Berikutnya44:17–42 · hlm. 496
- Perbuatan Dosa Dibalas Siksa, Amal Shalih Dibalas Surga44:43–59 · hlm. 498
45. Al-Jāṡiyah
- Orang yang Mendustakan Wahyu Mendapatkan Adzab45:1–11 · hlm. 499
- Amal Baik dan Amal Buruk Menjadi Tanggung Jawab Pelakunya45:12–15 · hlm. 499
- Bani Israil Mengingkari Kerasulan Muhammad Sekalipun Bukti-Buktinya Sudah Jelas45:16–26 · hlm. 500
- Saat Diadili, Manusia Berlutut Sambil Membaca Catatan Amalnya45:27–37 · hlm. 501
46. Al-Aḥqāf
47. Muḥammad
48. Al-Fatḥ
- Perjanjian Hudaibiyah Kemenangan Besar bagi Kaum Mukmin48:1–7 · hlm. 511
- Bai’atur Ridwan48:8–10 · hlm. 511
- Allah Mencela Orang yang Takut Berperang48:11–17 · hlm. 512
- Peserta Bai’atur Ridwan Mendapat Keridhaan Allah dan Dijanjikan Kemenangan48:18–26 · hlm. 513
- Mimpi Nabi Masuk Makkah Menjadi Kenyataan48:27–28 · hlm. 514
- Taurat dan Injil Menerangkan Sifat Nabi dan para Sahabat48:29 · hlm. 515
49. Al-Ḥujurāt
50. Qāf
- Kaum Kafir Mengingkari Kerasulan Muhammad dan Adanya Hari Kebangkitan50:1–5 · hlm. 518
- Kejadian di Alam Semesta Menjadi Bukti Adanya Hari Kebangkitan50:6–11 · hlm. 518
- Pelajaran dari Kisah Umat-Umat Terdahulu yang Durhaka50:12–15 · hlm. 518
- Allah Maha Mengetahui Semua Gerak-Gerik dan Ucapan Manusia50:16–29 · hlm. 519
- Balasan atas Amal Shalih dan Perbuatan Dosa50:30–35 · hlm. 519
- Ancaman kepada Orang yang Mengingkari Hari Kebangkitan50:36–45 · hlm. 520
51. Aż-Żāriyāt
52. Aṭ-Ṭūr
53. An-Najm
54. Al-Qamar
- Musuh Nabi Muhammad Pasti Hancur54:1–8 · hlm. 528
- Kehancuran Kaum Nuh54:9–17 · hlm. 529
- Kehancuran Kaum ‘Ad54:18–22 · hlm. 529
- Kehancuran Kaum Tsamud54:23–32 · hlm. 529
- Kehancuran Kaum Luth54:33–40 · hlm. 530
- Kehancuran Kaum Fir’aun54:41–42 · hlm. 530
- Ancaman kepada Kaum Musyrik Quraisy54:43–46 · hlm. 530
- Siksa Neraka bagi Orang Kafir dan Pahala Surga bagi Orang Mukmin54:47–55 · hlm. 530