Allah Mahatinggi lagi Mahamulia, Tuhan yang telah menurunkan Al-Qur’an kepada Muhammad, hamba-Nya, agar dengan Al-Qur’an ini Muhammad dapat menyampaikan ancaman kepada seluruh manusia dan jin.
Allah, Tuhan yang merajai langit dan bumi. Allah tidak mempunyai anak seorang pun. Allah tidak mempunyai sekutu siapa pun dalam kekuasaan-Nya. Allah menciptakan segala sesuatu, kemudian menetapkan kadarnya dengan ukuran tertentu.
Orang-orang musyrik telah menyembah tuhan-tuhan selain Allah. Tuhan-tuhan itu tidaklah dapat menciptakan apa pun. Bahkan tuhan-tuhan itu diciptakan. Tuhan-tuhan itu tidak menguasai apapun yang dapat memberi manfaat atau menghindarkan diri mereka dari malapetaka. Tuhan-tuhan itu juga tidak dapat mematikan dan menghidupkan penyembahnya, serta tidak berkuasa membangkitkan kembali orang-orang yang mati dari kuburnya.
Orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah perkataan dusta yang dibuat oleh Muhammad. Dia membuat Al-Qur’an ini dibantu oleh sekelompok kaum Yahudi dan Nasrani.” Sungguh orang-orang kafir itu telah berbuat zhalim dan melakukan kebohongan yang sangat keji.
Orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah dongeng-dongeng umat-umat masa lalu yang dituliskan dan didiktekan kepada Muhammad pagi dan sore hari.”
Wahai Muhammad, katakanlah: “Al-Qur’an ini diturunkan dari Tuhan yang mengetahui segala rahasia yang ada di langit dan di bumi. Sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”
Orang Kafir Heran Adanya Manusia Menjadi Utusan Allah
Orang-orang kafir berkata: “Mengapa utusan Alah itu manusia yang makan makanan dan berjalan di pasar-pasar seperti manusia biasa? Alangkah baiknya kalau Muhammad disertai seorang malaikat, sehingga Muhammad dapat menyampaikan ancaman Tuhannya bersama malaikat itu.
Atau Muhammad diberikan simpanan kekayaan yang banyak, atau dia memiliki kebun yang dapat digunakan bekal hidup.” Orang-orang kafir itu berkata: “Janganlah kalian mengikuti seorang laki-laki yang terkena sihir.”
Wahai Muhammad, perhatikanlah bagaimana orang-orang kafir itu menggambarkan keadaan dirimu. Mereka sesat. Mereka tidak akan sanggup menemukan dalil yang kuat untuk menentang kebenaran kerasulanmu.
Allah Mahatinggi lagi Mahamulia. Jika Allah menghendaki, maka Dia berkuasa memberikan yang lebih baik kepadamu. Dia juga berkuasa memberikan kepadamu kebun-kebun yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dia juga berkuasa memberikan istana-istana kepadamu.
Ketika orang-orang kafir itu dilemparkan dalam keadaan terbelenggu ke tempat yang sempit dalam neraka Sa’ir, mereka mengumpat diri mereka sendiri dengan penuh rasa marah.
Kemudian para malaikat berkata kepada mereka: “Pada hari ini kalian jangan hanya sekali saja mengucapkan kata ‘celaka’, tetapi ucapkanlah berulangkali hingga tak terhitung banyaknya.”
Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Apakah tinggal di neraka itu lebih baik, ataukah tinggal di surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang taat kepada Allah?” Bagi orang-orang mukmin, surga merupakan pahala atas amal shalih mereka dan tempat kembali yang paling baik.
Dalam surga orang-orang mukmin mendapatkan apa saja yang mereka inginkan. Mereka kekal di dalam surga. Janji Tuhanmu itu kelak akan ditagih oleh orang-orang mukmin.
Pada hari kiamat, Allah mengumpulkan orang-orang kafir bersama tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah. Allah berfirman: “Wahai tuhan-tuhan orang kafir, apakah kalian di dunia dahulu telah menyesatkan hamba-hamba-Ku, ataukah mereka itu sendiri yang memilih jalan sesat?”
Tuhan-tuhan orang kafir itu berkata: “Mahasuci Engkau ya Allah! Kami sama sekali tidak dibenarkan menjadikan selain Engkau sebagai penguasa. Engkau sendiri ya Allah, yang telah memberikan kesenangan kepada orang-orang kafir dan nenek moyang mereka, sehingga mereka lupa menaati Engkau. Orang-orang kafir itu adalah kaum yang sangat celaka.”
Wahai orang-orang kafir, sungguh tuhan-tuhan yang kalian sembah mendustakan perkataan kalian. Karena kalian mengatakan bahwa tuhan-tuhan itulah yang menyesatkan kalian. Kalian tidak mampu mengelak dari kebohongan kalian. Kalian tidak akan mendapatkan pertolongan untuk menghindari adzab Allah. Siapa saja di antara kalian berbuat syirik dan kekafiran, maka pasti Kami akan menimpakan adzab yang berat kepadanya.
Wahai Muhammad, Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan semua rasul adalah manusia yang makan makanan dan berjalan di pasar-pasar seperti manusia biasa. Sebagian rasul itu Kami jadikan sebagai ujian bagi umatnya. Wahai orang-orang beriman, apakah kalian tetap bersabar menghadapi tantangan orang-orang kafir? Sungguh, Tuhanmu Maha Mengetahui apa saja yang kalian lakukan.
Orang-orang yang tidak mengharapkan adanya hari kebangkitan dan pembalasan pada hari kiamat berkata: “Alangkah baiknya sekiranya Tuhan menurunkan malaikat sebagai utusan-Nya kepada kami, atau kami sendiri dapat melihat Tuhan kami.” Sungguh orang-orang kafir itu amat congkak dan berbuat durhaka yang sangat berat.
Pada hari kiamat kelak, orang-orang kafir itu akan melihat malaikat. Para malaikat berkata kepada mereka: “Pada hari ini, orang-orang yang telah berbuat dosa tidak akan memperoleh kegembiraan.” Para malaikat berkata: “Wahai orang-orang kafir, selamat berpisah untuk selama-lamanya.”
Pada hari kiamat, seluruh kekuasaan hanyalah di tangan Allah, Tuhan Yang Mahabelas kasih. Hari itu merupakan hari yang sangat berat dirasakan oleh orang-orang kafir.
Pada hari kiamat, orang-orang kafir dan musyrik menggigit dua jari tangannya sambil berkata: “Alangkah celakanya diriku! Alangkah baiknya sekiranya di dunia dahulu aku mengikuti petunjuk yang dibawa Rasul Allah.
Sungguh orang kafir telah menyesatkan aku, sehingga aku lupa mengingat Allah setelah Al-Qur’an datang kepadaku.” Setan itu benar-benar menghinakan manusia.
Orang-orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya Al-Qur’an ini diturunkan sekaligus kepada Muhammad.” Namun wahai Muhammad, Kami turunkan Al-Qur’an kepadamu berangsur-angsur agar hatimu menjadi mantap. Kami bacakan Al-Qur’an ini kepadamu ayat demi ayat.
Pada hari kiamat, orang-orang kafir dikumpulkan dalam keadaan wajahnya tersungkur ke dalam neraka Jahanam. Di akhirat, orang-orang kafir mendapatkan tempat yang paling buruk dan jalan yang sangat gelap.
Kemudian Kami berfirman kepada Musa dan Harun: “Pergilah kamu berdua mendatangi kaum Fir’aun yang telah mendustakan bukti-bukti kebenaran Kami. Kelak Kami akan hancurkan Fir’aun dan kaumnya sehancur-hancurnya.”
Kami tenggelamkan kaum Nuh karena mereka mendustakan rasul-rasul Allah. Kami jadikan kebinasaan mereka sebagai pelajaran bagi manusia lainnya. Di akhirat telah Kami sediakan adzab yang pedih bagi orang-orang yang mendustakan rasul-rasul Allah,
Sungguh kaum kafir Quraisy telah memasuki bekas negeri kaum Luth yang Kami binasakan dengan hujan yang buruk. Apakah kaum kafir Quraisy tidak mau memperhatikan nasib buruk umat itu? Bahkan kaum kafir Quraisy tidak mengharapkan dihidupkan kembali kelak setelah mereka mati.
Wahai Muhammad, jika kaum kafir melihat kamu, mereka senantiasa mengejek kamu. Mereka berkata: “Apakah orang ini yang Allah utus sebagai rasul kepada kami?
Muhammad nyaris menghilangkan tradisi penyembahan kita kepada tuhan-tuhan kita yang sejak dahulu kita lakukan. Karena itu, kita harus bersabar menghadapi seruannya.” Kelak di akhirat, setelah orang-orang kafir Quraisy menyaksikan adzab neraka akan tahu siapakah sebenarnya yang jalan hidupnya sesat ketika di dunia.
Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang kafir yang menuhankan hawa nafsunya? Apakah kamu punya kekuasaan untuk memberi hidayah kepada mereka?
Wahai Muhammad, apakah kamu menyangka bahwa sebagian besar orang-orang kafir mau mendengarkan dan memikirkan ayat-ayat Al-Qur’an? Semua orang kafir hidup laksana hewan ternak. Bahkan mereka lebih bodoh daripada hewan ternak.
Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan kekuasaan Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan dan memendekkan bayangan benda yang terkena sinar matahari? Sekiranya Allah menghendaki bayang-bayang itu tidak berubah, niscaya dia tidak akan berubah. Kemudian Kami jadikan sinar matahari itu sebagai penyebab perubahan bayang-bayang itu,
Allah adalah Tuhan yang telah menjadikan malam sebagai penenang bagi kalian. Allah jadikan tidur kalian sebagai cara kalian istirahat. Kami jadikan siang sebagai saat kalian bertebaran mencari rezeki.
Dengan air hujan itu Kami suburkan tanah-tanah yang semula tandus. Dengan air hujan Kami beri minum makhluk-makhluk Kami, hewan ternak dan segenap manusia.
Kami telah menggilirkan hujan bagi seluruh manusia agar mereka mau mengambil pelajaran dan bersyukur. Akan tetapi sebagian besar manusia enggan, bahkan mereka menjadi kafir.
Sekiranya Kami menghendaki semua manusia beriman, niscaya Kami kirimkan kepada penduduk setiap negeri seorang rasul Kami untuk menyampaikan ancaman kepada mereka.
Wahai Muhammad, karena itu janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir. Berjihadlah kamu dengan Al-Qur’an ini untuk melawan orang-orang kafir dengan semangat jihad yang besar.
Allah lah yang memisahkan antara air sungai dengan air laut. Air sungai rasanya tawar lagi segar, sedangkan air laut rasanya asin lagi pahit. Antara sungai dan laut ada pembatas dan pemisah yang jelas.
Allah lah yang menciptakan manusia dari setetes air mani. Kemudian Allah jadikan manusia beranak-pinak dan berkerabat. Wahai Muhammad, Tuhanmu Mahaberkuasa dalam menciptakan makhluk-Nya.
Orang-orang kafir menyembah tuhan-tuhan selain Allah. Tuhan-tuhan itu tidak dapat memberikan kebaikan ataupun menimpakan malapetaka kepada mereka. Orang-orang kafir itu menjadi penolong setan dalam berbuat durhaka kepada Tuhannya.
Wahai Muhammad, Kami mengangkatmu menjadi rasul hanyalah agar kamu menyampaikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin dan ancaman kepada orang-orang kafir.
Wahai Muhammad, katakanlah: “Aku tidak meminta imbalan kepada kalian dalam menyampaikan seruan agama Allah ini. Aku hanyalah mengharapkan agar manusia mau taat kepada Allah. Orang-orang yang taat kepada Allah akan menemukan petunjuk Tuhannya menuju Islam.”
Wahai Muhammad, taatlah kamu kepada Tuhan Yang Mahahidup dan tidak akan mati. Agungkanlah Allah dengan senantiasa mengesakan-Nya. Allah Maha mengetahui semua dosa hamba-hamba-Nya.
Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi serta apa saja yang ada di antara langit dan bumi dalam enam masa. Kemudian Allah, Tuhan Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada kaum mukmin, berkuasa di atas Arsy. Karena itu, mohonlah hanya kepada Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui segala kebutuhan hidup makhluk-Nya.
Jika ada yang berkata kepada orang-orang kafir: “Bersujudlah kalian kepada Tuhan Yang Mahabelas kasih,” maka orang-orang kafir itu berkata: “Siapakah Tuhan Yang Mahabelas kasih itu? Apakah kami diperintahkan untuk bersujud kepada Tuhan yang kamu katakan kepada kami itu?” Orang-orang kafir itu justru semakin jauh dari agama Allah.
Allah Mahatinggi dan Mahamulia. Tuhan yang telah menciptakan bintang-bintang di langit. Allah telah menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya di langit.
Allah adalah Tuhan yang telah menjadikan malam dan siang bergantian sebagai bukti kebenaran adanya Allah bagi orang yang mau mengingat Allah atau mau taat kepada-Nya.
Orang-orang yang menjadi hamba-hamba Tuhan Yang Mahabelas kasih adalah orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati. Apabila ada orang bodoh berkata tidak baik kepada mereka, mereka hanya mengatakan: “Selamat tinggal, aku tidak ada urusan dengan kamu!”
Juga orang-orang yang tidak mau menyembah tuhan-tuhan selain Allah. Orang-orang itu tidak mau membunuh manusia yang telah Allah haramkan membunuhnya, kecuali dengan jalan yang dibenarkan syari’at. Orang-orang itu juga tidak mau berzina. Siapa saja yang menyekutukan Allah, berzina, dan membunuh dengan cara melanggar syari’at, ia akan mendapatkan adzab yang berat.
kecuali ia bertaubat, beriman, dan beramal shalih. Dosa-dosa mereka akan Allah tukar dengan pahala. Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.
Hamba-hamba Allah Yang Mahabelas kasih yaitu orang-orang yang tidak mau menghadiri atau menyaksikan upacara agama kaum musyrik. Jika mereka melewati tempat yang sedang digunakan untuk upacara agama oleh kaum musyrik, mereka segera berlalu dengan sikap baik.
Dan orang-orang yang berdo’a: “Wahai Tuhan kami, jadikanlah istri-istri dan anak-anak kami orang-orang shalih. Jadikanlah anak keturunan kami suri tauladan bagi orang-orang shalih.”
Di akhirat kelak, mereka akan diberi pahala berupa rumah-rumah di surga. Karena selama di dunia mereka bersabar menghadapi ujian-ujian dari Allah. Mereka kelak akan menerima ucapan salam penghormatan dari para malaikat.
Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Tuhanku tidaklah rugi hanya karena kalian tidak menyembah-Nya. Sungguh selama ini kalian telah mendustakan ajaran-ajaran-Nya. Di akhirat kelak, kalian akan ditimpa adzab karena kekafiran kalian.”