Allah lah yang telah mengutus seorang rasul dari kalangan kaum Quraisy sendiri, bangsa yang ummi. Rasul itu membacakan Al-Qur’an kepada mereka dan membersihkan jiwa mereka serta mengajarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada mereka. Padahal sebelum itu kaum Quraisy benar-benar sangat sesat.
Rasul itu diutus pula kepada bangsa-bangsa lain yang sekarang belum beriman. Kemudian bangsa-bangsa lain itu akan menyusul masuk Islam. Allah adalah Tuhan yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Perumpamaan kaum Bani Israil yang diberi kitab Taurat tetapi tidak menjalankannya, adalah seperti halnya keledai yang memikul kertas-kertas di atas punggungnya. Sungguh amat jelek perumpamaan kaum yang mendustakan kitab Allah. Allah tidak akan memberikan hidayah kepada kaum kafir.
Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum Yahudi: “Wahai orang-orang Yahudi, jika kalian beranggapan bahwa kalianlah kekasih-kekasih Allah, sedang bangsa-bangsa lain bukan kekasih-Nya, maka hendaklah kalian meminta mati, jika kalian memang orang-orang yang benar pengakuannya.”
Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum Yahudi: “Sungguh kematian yang selalu kalian hindari itu pasti mengejar kalian. Kalian akan dikembalikan kepada Allah, Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Kemudian kelak di hari kiamat, Allah akan menjelaskan kepada kalian apa saja yang telah kalian lakukan di dunia.”
Perintah Segera Shalat Jum’ah dan Meninggalkan Kesibukan Dunia
Wahai orang-orang beriman, bila kalian dipanggil untuk shalat Jumu’ah, maka bersegeralah mendatangi tempat shalat dan tinggalkanlah perdagangan. Demikian itu lebih baik bagi kalian, jika kalian benar-benar menyadari besarnya pahala surga.
Wahai orang-orang beriman, bila shalat Jumu’ah telah selesai dilaksanakan, maka berpencarlah kalian di muka bumi. Carilah rezeki dari sebagian karunia Allah. Perbanyaklah kalian mengingat Allah supaya kalian mendapatkan keberuntungan di dunia dan di akhirat.
Wahai Muhammad, ketika sebagian orang yang sedang melaksanakan shalat Jumu’ah melihat permainan atau perdagangan, mereka pergi ke tempat itu dan meninggalkan kamu sedang berdiri menyampaikan khutbah. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum muslim: “Pahala surga yang ada di sisi Allah lebih baik daripada kesenangan dunia dan perdagangan itu. Allah adalah Tuhan yang paling baik dalam memberikan rezeki kepada hamba-Nya.”