Kisah Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman · 27:15–44

27:19

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكٗا مِّن قَوۡلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوۡزِعۡنِيٓ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَيَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَٰلِحٗا تَرۡضَىٰهُ وَأَدۡخِلۡنِي بِرَحۡمَتِكَ فِي عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ ١٩

Maka Sulaiman pun tersenyum sambil tertawa mendengar seruan seekor semut itu. Sulaiman berkata: “Wahai Tuhanku, berikanlah rahmat kepadaku agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau karuniakan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku. Juga supaya aku dapat melakukan amal shalih yang Engkau ridhai. Dengan rahmat-Mu masukkanlah aku ke dalam golongan hamba-Mu yang shalih.”

Baca dalam Surah An-Naml →

Tema pada ayat ini