2:247
وَقَالَ لَهُمۡ نَبِيُّهُمۡ إِنَّ ٱللَّهَ قَدۡ بَعَثَ لَكُمۡ طَالُوتَ مَلِكٗاۚ قَالُوٓاْ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ ٱلۡمُلۡكُ عَلَيۡنَا وَنَحۡنُ أَحَقُّ بِٱلۡمُلۡكِ مِنۡهُ وَلَمۡ يُؤۡتَ سَعَةٗ مِّنَ ٱلۡمَالِۚ قَالَ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰهُ عَلَيۡكُمۡ وَزَادَهُۥ بَسۡطَةٗ فِي ٱلۡعِلۡمِ وَٱلۡجِسۡمِۖ وَٱللَّهُ يُؤۡتِي مُلۡكَهُۥ مَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ ٢٤٧
Nabi Bani Israil berkata kepada mereka: “Allah telah mengutus Thalut kepada kalian untuk menjadi raja kalian.” Bani Israil berkata: “Bagaimana Thalut dapat menjadi raja bagi kami, padahal kami lebih berhak atas jabatan raja itu daripada dia, karena Thalut tidak mempunyai kekayaan apa-apa.” Nabi Bani Israil berkata: “Sungguh Allah telah memilih Thalut untuk menjadi raja bagi kalian. Allah memberinya keluasan ilmu dan kekuatan tubuh. Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Allah Mahaluas rahmat-Nya lagi Maha Mengetahui kelemahan kalian.”