Orang-Orang Kafir Tidak Dapat Memahami Al-Qur’an · 17:45–57

17:57

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ يَبۡتَغُونَ إِلَىٰ رَبِّهِمُ ٱلۡوَسِيلَةَ أَيُّهُمۡ أَقۡرَبُ وَيَرۡجُونَ رَحۡمَتَهُۥ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُۥٓۚ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحۡذُورٗا ٥٧

Ternyata orang-orang yang dijadikan sesembahan oleh kaum musyrik, mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan beramal shalih. Dari dua golongan itu, manakah yang lebih dekat kepada Tuhan? Orang-orang yang dijadikan sesembahan itu mengharap rahmat dari Allah dan takut kepada adzab-Nya. Wahai Muhammad, sungguh adzab Tuhanmu selalu ditakuti.

Baca dalam Surah Al-Isrā’ →