Pelajaran dari Kisah Nabi Nuh, Musa, dan Yunus · 10:71–103

10:83

فَمَآ ءَامَنَ لِمُوسَىٰٓ إِلَّا ذُرِّيَّةٞ مِّن قَوۡمِهِۦ عَلَىٰ خَوۡفٖ مِّن فِرۡعَوۡنَ وَمَلَإِيْهِمۡ أَن يَفۡتِنَهُمۡۚ وَإِنَّ فِرۡعَوۡنَ لَعَالٖ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَإِنَّهُۥ لَمِنَ ٱلۡمُسۡرِفِينَ ٨٣

Tidak ada orang yang mau beriman kepada Musa kecuali beberapa orang keluarga dari kaumnya. Mereka beriman dengan perasaan takut kepada Fir’aun dan para pemukanya. Mereka khawatir mendapatkan siksa dari Fir’aun. Fir’aun adalah orang yang suka berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Fir’aun termasuk orang yang suka melawan kebenaran.

Baca dalam Surah Yūnus →