Wahyu dan Bukti Kebenaran Nabi · 10:1–18

10:12

وَإِذَا مَسَّ ٱلۡإِنسَٰنَ ٱلضُّرُّ دَعَانَا لِجَنۢبِهِۦٓ أَوۡ قَاعِدًا أَوۡ قَآئِمٗا فَلَمَّا كَشَفۡنَا عَنۡهُ ضُرَّهُۥ مَرَّ كَأَن لَّمۡ يَدۡعُنَآ إِلَىٰ ضُرّٖ مَّسَّهُۥۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلۡمُسۡرِفِينَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٢

Bila malapetaka menimpa manusia, dia memohon kepada Kami dengan berbaring, atau duduk, atau dengan berdiri. Ketika Kami singkirkan bencana itu dari dirinya, dia melenggang begitu saja, seolah-olah tidak pernah memohon kepada Kami untuk dilepaskan dari bencana yang menimpanya. Sikap kufur manusia semacam itu dianggap baik oleh orang-orang yang durhaka kepada Allah.

Baca dalam Surah Yūnus →