Setan Memusuhi dan Menggoda Manusia · 7:11–25

7:22

فَدَلَّىٰهُمَا بِغُرُورٖۚ فَلَمَّا ذَاقَا ٱلشَّجَرَةَ بَدَتۡ لَهُمَا سَوۡءَٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخۡصِفَانِ عَلَيۡهِمَا مِن وَرَقِ ٱلۡجَنَّةِۖ وَنَادَىٰهُمَا رَبُّهُمَآ أَلَمۡ أَنۡهَكُمَا عَن تِلۡكُمَا ٱلشَّجَرَةِ وَأَقُل لَّكُمَآ إِنَّ ٱلشَّيۡطَٰنَ لَكُمَا عَدُوّٞ مُّبِينٞ ٢٢

Lalu dengan tipu dayanya, sedikit demi sedikit setan memberi harapan kepada mereka berdua. Maka ketika keduanya mau mencicipi buah pohon Khuldi itu, terbukalah aurat mereka berdua. Kemudian mereka berdua menutupi auratnya dengan daun surga selembar demi selembar. Lalu Tuhan mereka berseru kepada Adam dan Hawa: “Wahai Adam dan Hawa, bukankah Aku telah melarang kamu berdua untuk mendekati pohon Khuldi ini? Aku katakan kepada kamu berdua bahwa setan itu benar-benar menjadi musuh kamu berdua.”

Baca dalam Surah Al-A‘rāf →