Manusia Mengkhianati Perjanjian Awal Penciptaannya · 7:172–177

7:176

وَلَوۡ شِئۡنَا لَرَفَعۡنَٰهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُۥٓ أَخۡلَدَ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُۚ فَمَثَلُهُۥ كَمَثَلِ ٱلۡكَلۡبِ إِن تَحۡمِلۡ عَلَيۡهِ يَلۡهَثۡ أَوۡ تَتۡرُكۡهُ يَلۡهَثۚ ذَّٰلِكَ مَثَلُ ٱلۡقَوۡمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَاۚ فَٱقۡصُصِ ٱلۡقَصَصَ لَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُونَ ١٧٦

Sekiranya Kami menghendaki orang ‘alim itu memperoleh kemuliaan, niscaya Kami jadikan dia taat kepada agamanya. Akan tetapi, ternyata dia lebih menyukai kesenangan dunia dan mengikuti hawa nafsunya, laksana seekor anjing. Jika anjing itu kamu kejar, ia lari terengah-engah, dan jika kamu membiarkannya, ia juga terengah-engah. Begitulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan Al-Qur’an. Wahai Muhammad, maka jelaskanlah perumpamaan seperti itu kepada kaum kafir Quraisy supaya mereka mau berpikir.

Baca dalam Surah Al-A‘rāf →