Manusia Mengkhianati Perjanjian Awal Penciptaannya · 7:172–177

7:172

وَإِذۡ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِيٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَأَشۡهَدَهُمۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ أَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡۖ قَالُواْ بَلَىٰ شَهِدۡنَآۚ أَن تَقُولُواْ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنۡ هَٰذَا غَٰفِلِينَ ١٧٢

Wahai Muhammad, ingatlah ketika Tuhanmu mengambil perjanjian dari anak keturunan Adam saat masih berada dalam rahim ibunya, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri. Firman-Ku kepada manusia: “Wahai manusia, bukankah Aku adalah Tuhan kalian?” Mereka men jawab: “Benar, kami bersaksi.” Wahai manusia, perjanjian itu dibuat supaya pada hari kiamat kelak kalian tidak berkata: “Di dunia dahulu kami tidak pernah mengenal ajaran tauhid.”

Baca dalam Surah Al-A‘rāf →

Tema pada ayat ini