6:93
وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمۡ يُوحَ إِلَيۡهِ شَيۡءٞ وَمَن قَالَ سَأُنزِلُ مِثۡلَ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُۗ وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّٰلِمُونَ فِي غَمَرَٰتِ ٱلۡمَوۡتِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ بَاسِطُوٓاْ أَيۡدِيهِمۡ أَخۡرِجُوٓاْ أَنفُسَكُمُۖ ٱلۡيَوۡمَ تُجۡزَوۡنَ عَذَابَ ٱلۡهُونِ بِمَا كُنتُمۡ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ غَيۡرَ ٱلۡحَقِّ وَكُنتُمۡ عَنۡ ءَايَٰتِهِۦ تَسۡتَكۡبِرُونَ ٩٣
Wahai Muhammad, apakah ada orang yang lebih zhalim daripada orang yang berdusta atas nama agama? Atau begitu juga orang yang berkata: “Aku telah diberi wahyu oleh Allah” padahal Allah tidak memberi wahyu kepadanya? Juga orang yang berkata: “Aku akan menurunkan kitab suci seperti yang Allah telah turunkan kepada nabi-Nya.” Wahai Muhammad, engkau akan merasa ngeri sekiranya dapat menyaksikan orang-orang zhalim itu ketika menghadapi sakaratul maut dan para malaikat mengacungkan tangan mereka sambil berkata: “Wahai orang-orang zhalim, keluarkanlah nyawa kalian untuk kami cabut. Pada hari kiamat kalian akan diberi balasan dengan adzab yang berat. Sebab ketika di dunia dahulu kalian telah berdusta atas nama agama dan mengingkari Al-Qur’an.”