Bukti Kekuasaan Allah dan Kesempurnaan Ilmu-Nya · 6:38–73

6:50

قُل لَّآ أَقُولُ لَكُمۡ عِندِي خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعۡلَمُ ٱلۡغَيۡبَ وَلَآ أَقُولُ لَكُمۡ إِنِّي مَلَكٌۖ إِنۡ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَيَّۚ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡبَصِيرُۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ ٥٠

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Aku tidak berani mengatakan kepada kalian bahwa aku memiliki pengetahuan ketuhanan sehingga mengetahui semua simpanan kekayaan Allah. Aku juga tidak berani mengatakan bahwa aku mengetahui hal ghaib. Aku pun tidak berani mengatakan kepada kalian bahwa aku adalah seorang malaikat. Aku hanya mengikuti perintah Allah yang diwahyukan kepadaku.” Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada mereka: “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang dapat melihat? Wahai orang-orang kafir, apakah kalian tidak mau berpikir?”

Baca dalam Surah Al-An’ām →