Manusia dan Hartanya Semua Milik Allah · 57:1–29

57:20

ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٞ وَلَهۡوٞ وَزِينَةٞ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٞ فِي ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَوۡلَٰدِۖ كَمَثَلِ غَيۡثٍ أَعۡجَبَ ٱلۡكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصۡفَرّٗا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمٗاۖ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٞ شَدِيدٞ وَمَغۡفِرَةٞ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٰنٞۚ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ ٢٠

Wahai orang-orang mukmin, ketahuilah bahwa kehidupan dunia ini bagi orang-orang kafir hanyalah untuk bersenang-senang, hiburan, dan saling membanggakan diri, serta berlomba mengumpulkan harta dan anak yang banyak. Semua kesenangan dunia itu bagaikan air hujan yang menyuburkan tanaman sehingga menghijau dan menyenangkan petaninya. Kalian lihat tanaman yang hijau itu menguning kemudian layu. Orang-orang kafir di akhirat kelak, akan mendapatkan adzab yang pedih. Adapun orang-orang mukmin mendapatkan pengampunan dan keridhaan dari Allah. Kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara yang menyesatkan manusia.

Baca dalam Surah Al-Ḥadīd →

Tema pada ayat ini