Peserta Bai’atur Ridwan Mendapat Keridhaan Allah dan Dijanjikan Kemenangan · 48:18–26

48:25

هُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّوكُمۡ عَنِ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ وَٱلۡهَدۡيَ مَعۡكُوفًا أَن يَبۡلُغَ مَحِلَّهُۥۚ وَلَوۡلَا رِجَالٞ مُّؤۡمِنُونَ وَنِسَآءٞ مُّؤۡمِنَٰتٞ لَّمۡ تَعۡلَمُوهُمۡ أَن تَطَـُٔوهُمۡ فَتُصِيبَكُم مِّنۡهُم مَّعَرَّةُۢ بِغَيۡرِ عِلۡمٖۖ لِّيُدۡخِلَ ٱللَّهُ فِي رَحۡمَتِهِۦ مَن يَشَآءُۚ لَوۡ تَزَيَّلُواْ لَعَذَّبۡنَا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡهُمۡ عَذَابًا أَلِيمًا ٢٥

Kaum Quraisy Makkah yang memusuhi kalian adalah orang-orang kafir. Mereka menghalangi jamaah haji memasuki Masjidil Haram. Mereka menghalangi hewan kurban untuk disembelih di tempat penyembelihannya. Karena di Makkah masih ada beberapa orang mukmin laki-laki dan perempuan yang tidak kamu ketahui tempatnya, maka kalian tidak boleh menyerbu penduduk Makkah. Jika kalian menyerbu mereka di Makkah, bisa jadi kalian melakukan suatu tindakan tercela tanpa kalian sadari. Allah memasukkan siapa saja yang dikehendaki ke dalam rahmat-Nya. Sekiranya orang-orang kafir tetap menentang orang-orang mukmin, maka Kami akan turunkan adzab yang pedih kepada mereka.

Baca dalam Surah Al-Fatḥ →