42:14
وَمَا تَفَرَّقُوٓاْ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡۚ وَلَوۡلَا كَلِمَةٞ سَبَقَتۡ مِن رَّبِّكَ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمّٗى لَّقُضِيَ بَيۡنَهُمۡۚ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ أُورِثُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡ لَفِي شَكّٖ مِّنۡهُ مُرِيبٖ ١٤
Setelah Muhammad sebagai Rasul Allah datang kepada kaum Yahudi dan Nasrani membawa bukti kebenaran kerasulannya, mereka berpecah-belah, sebagian menentang dan sebagian lain menerimanya. Orang-orang yang menentang semata-mata karena rasa dengki kepada rasul mereka. Wahai Muhammad, sekiranya Tuhanmu dahulu belum menetapkan waktu tertentu turunnya adzab kepada suatu kaum, tentulah adzab itu segera diturunkan kepada mereka. Sesungguhnya umat Yahudi dan Nasrani yang telah mewarisi Taurat dan Injil, mereka selalu meragukan kebenaran Al-Qur’an.