Pelajaran dari Kisah Nabi Musa · 40:21–55

40:37

أَسۡبَٰبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰٓ إِلَٰهِ مُوسَىٰ وَإِنِّي لَأَظُنُّهُۥ كَٰذِبٗاۚ وَكَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِفِرۡعَوۡنَ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَصُدَّ عَنِ ٱلسَّبِيلِۚ وَمَا كَيۡدُ فِرۡعَوۡنَ إِلَّا فِي تَبَابٖ ٣٧

untuk mencapai tangga-tangga langit. Sehingga aku dapat melihat Tuhan Musa. Aku yakin sesungguhnya Musa itu pendusta.” Itulah perbuatan-perbuatan buruk Fir’aun yang sekilas tampak baik. Fir’aun telah sesat dari jalan Allah. Semua tipu daya Fir’aun sia-sia.

Baca dalam Surah Gāfir →