Ciri Orang Mukmin dan Kewajiban Mengikuti Rasul Allah · 33:35–40

33:37

وَإِذۡ تَقُولُ لِلَّذِيٓ أَنۡعَمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ وَأَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِ أَمۡسِكۡ عَلَيۡكَ زَوۡجَكَ وَٱتَّقِ ٱللَّهَ وَتُخۡفِي فِي نَفۡسِكَ مَا ٱللَّهُ مُبۡدِيهِ وَتَخۡشَى ٱلنَّاسَ وَٱللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخۡشَىٰهُۖ فَلَمَّا قَضَىٰ زَيۡدٞ مِّنۡهَا وَطَرٗا زَوَّجۡنَٰكَهَا لِكَيۡ لَا يَكُونَ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ حَرَجٞ فِيٓ أَزۡوَٰجِ أَدۡعِيَآئِهِمۡ إِذَا قَضَوۡاْ مِنۡهُنَّ وَطَرٗاۚ وَكَانَ أَمۡرُ ٱللَّهِ مَفۡعُولٗا ٣٧

Wahai Muhammad, ingatlah ketika engkau berkata kepada Zaid bin Haritsah yang telah diberi nikmat yang banyak oleh Allah, dan kamupun telah berlaku baik kepadanya : “Tetaplah kamu dengan istrimu dan takutlah kepada Allah.” Padahal engkau sendiri menyimpan perasaan senang kepada istri Zaid. Allah menampakkan apa yang engkau sembunyikan dalam hatimu, karena engkau takut diketahui orang lain. Allah lebih patut untuk engkau takuti. Ketika Zaid telah menceraikan istrinya, Kami nikahkan janda Zaid kepadamu, agar orang-orang mukmin tidak merasa berdosa untuk menikahi perempuan-perempuan yang telah diceraikan oleh anak-anak angkat mereka. Takdir yang telah ditetapkan oleh Allah itu pasti berlaku.

Baca dalam Surah Al-Aḥzāb →

Tema pada ayat ini