3:112
ضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلذِّلَّةُ أَيۡنَ مَا ثُقِفُوٓاْ إِلَّا بِحَبۡلٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَحَبۡلٖ مِّنَ ٱلنَّاسِ وَبَآءُو بِغَضَبٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلۡمَسۡكَنَةُۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقۡتُلُونَ ٱلۡأَنۢبِيَآءَ بِغَيۡرِ حَقّٖۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّكَانُواْ يَعۡتَدُونَ ١١٢
Kaum Yahudi mengalami nasib hina di mana pun mereka berada. Mereka hanya dapat selamat dari kehinaan, jika mereka mau mengikuti Islam dan menjalin persaudaraan sesama manusia dengan baik. Kaum Yahudi patut mendapatkan kehinaan dari Allah dan merasakan penderitaan. Hal yang demikian itu karena mereka sejak dahulu ingkar kepada Taurat dan Injil. Mereka juga membunuh nabi-nabi mereka dengan dalih yang tidak benar. Mereka suka berbuat durhaka kepada Allah dan biasa melanggar syari’at Allah.