Orang yang Mengingkari Kebenaran Tercela · 22:8–18

22:11

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعۡبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرۡفٖۖ فَإِنۡ أَصَابَهُۥ خَيۡرٌ ٱطۡمَأَنَّ بِهِۦۖ وَإِنۡ أَصَابَتۡهُ فِتۡنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجۡهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةَۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡخُسۡرَانُ ٱلۡمُبِينُ ١١

Ada segolongan manusia yang selalu berubah-ubah pendiriannya dalam menyembah Allah. Apabila ketika menjalankan agamanya mendapatkan keuntungan dunia, hatinya senang. Apabila ketika menjalankan agamanya mendapatkan rintangan berat, dia menjadi kafir kepada Allah. Orang semacam itu rugi di dunia dan di akhirat. Kerugian di akhirat adalah kerugian yang sebenarnya.

Baca dalam Surah Al-Ḥajj →

Tema pada ayat ini