Hikmah Allah Mengutus Rasul Allah · 2:211–214

2:213

كَانَ ٱلنَّاسُ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗ فَبَعَثَ ٱللَّهُ ٱلنَّبِيِّـۧنَ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ وَأَنزَلَ مَعَهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَ ٱلنَّاسِ فِيمَا ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِۚ وَمَا ٱخۡتَلَفَ فِيهِ إِلَّا ٱلَّذِينَ أُوتُوهُ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡۖ فَهَدَى ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لِمَا ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِ مِنَ ٱلۡحَقِّ بِإِذۡنِهِۦۗ وَٱللَّهُ يَهۡدِي مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٍ ٢١٣

Manusia itu semula agamanya satu. Kemudian mereka berselisih tentang keesaan Allah. Lalu Allah mengirimkan nabi-nabi untuk menyampaikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin dan ancaman kepada orang-orang kafir. Kepada kaum Yahudi dan Nasrani telah diturunkan Taurat dan Injil yang mengajarkan hukum-hukum yang benar untuk mengadili manusia dalam persoalan yang mereka perselisihkan. Kaum Yahudi dan Nasrani tidak mengingkari kenabian Muhammad, melainkan setelah datangnya Al-Qur’an kepada mereka. Kaum Yahudi dan Nasrani merasa dengki kepada Muhammad. Kemudian Allah memberi petunjuk dengan rahmat-Nya kepada orang-orang mukmin sehingga mereka tidak mengingkari kenabian Muhammad. Allah memberi hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya untuk masuk Islam.

Baca dalam Surah Al-Baqarah →

Tema pada ayat ini