Keutamaan Agama Tauhid · 2:142–152

2:143

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا لِّتَكُونُواْ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيۡكُمۡ شَهِيدٗاۗ وَمَا جَعَلۡنَا ٱلۡقِبۡلَةَ ٱلَّتِي كُنتَ عَلَيۡهَآ إِلَّا لِنَعۡلَمَ مَن يَتَّبِعُ ٱلرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيۡهِۚ وَإِن كَانَتۡ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَٰنَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِٱلنَّاسِ لَرَءُوفٞ رَّحِيمٞ ١٤٣

Begitulah ketetapan Allah. Wahai kaum mukmin, Kami telah menjadikan kalian umat yang adil, supaya kalian dapat menjadi saksi bagi manusia lainnya, dan Rasulullah menjadi saksi bagi kalian di akhirat. Kami menjadikan kiblat Baitul Maqdis yang kalian hadapi dahulu hanya untuk menguji siapa yang tetap mengikuti Rasul dan siapa yang menolaknya. Perubahan kiblat itu adalah urusan yang sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang Kami beri hidayah iman dan Islam. Allah sama sekali tidak menghilangkan pahala shalat kalian yang dahulu. Sungguh Allah Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada semua manusia.

Baca dalam Surah Al-Baqarah →

Tema pada ayat ini